Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menilai Seblang Olehsari merupakan contoh nyata bagaimana tradisi budaya mampu mendorong roda ekonomi lokal.
“Pemkab Banyuwangi berkomitmen untuk terus mendukung adat dan budaya. Selain menjaga warisan leluhur, kegiatan seperti ini juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” ujar Mujiono.
Kepala Desa Olehsari, Joko Mukhlis, menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat dan pengunjung yang hadir dari berbagai daerah.
“Kami sangat berterima kasih atas partisipasi luar biasa. Tidak hanya warga Olehsari, tapi juga pengunjung dari luar daerah, bahkan mancanegara. Ini menunjukkan bahwa tradisi ini benar-benar dicintai dan menjadi kebanggaan bersama,” tutur Joko.
Seblang Olehsari merupakan ritual adat yang digelar usai perayaan IdulFitri. Dalam prosesi ini, seorang penari yang dipercaya terpilih secara supranatural akan menari dalam kondisi kesurupan (trance) selama tujuh hari berturut-turut.
Tahun ini, peran penari Seblang kembali dipercayakan kepada Dwi Putri Ramadani (21), yang sebelumnya juga beberapa kali menari dalam ritual yang sama.









