Banyuwangi, seblang.com – Sebagian masyarakat di Kabupaten Banyuwangi masih mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kg di wilayahnya. Mereka mengalami kesulitan saat ingin membeli untuk memasak bagi keluarga maupun usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dilakukan.
Salah seorang warga yang mengalami kesulitan adalah Nadya Krisanti D, warga Kelurahan Banjarsari Kecamatan Glagah, Banyuwangi yang sedang merintis usaha skotel. Dia merasakan kelangkaan dan kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg di wilayahnya sejak satu minggu lalu..
Nadya menuturkan untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg karena kehabisan seusai salat Subuh, dia harus berkeliling ke wilayah kecamatan lain yang terdekat. Setelah keliling, akhirnya dia mendapatkan gas elpiji 3 kg di salah satu pengecer di wilayah Kecamatan Giri Banyuwangi.
“Saya biasanya beli di eceran atau di toko daerah dekat rumah, namun karena stoknya habis, saya terpaksa muter – muter nyari gas 3 kg di daerah kecamatan sebelah,” ujar Nadya pada seblang.com pada Jumat (5/7/2024)
Selanjutnya dia mengungkapkan untuk harga pembelian elpiji 3 kg di tingkat pengecer dengan penjual di pangkalan terdapat selisih. Harga jual gas elpiji 3 kg tingkat pengecer seharga Rp 19 ribu, sedangkan harga di tingkat pangkalan Rp 16 ribu.
Sementara itu Section Head Communication dan Realtion Pertamina Niaga Jatimbalinus, Taufik Kurniawan mengatakan, selama ini tidak ada pengurangan distribusi gas elpiji 3 kg di Banyuwangi.









