Dia menambahkan sekitar enam tahun menjabat Kades dirasa cukup lama, ibarat sekolah dasar sudah lulus,. Bahkan dia masuk salahseorang Kades yang menolak perpanjangan maupun usulan tiga periode untuk jabatan Kades.
”Karena tidak memberikan kesempatan atau ruang yang lain untuk bergantian mengabdi kepada pemerintah desa khususnya. Lama lho enam tahun kecuali kalau empat tahun kalau untuk tiga periode masih wajar,” tambah Ibu dua anak tersebut.
Villa menambahkan apabila terpilih sebagai anggota dewan dirinya akan fokus pada program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Melihat kenyataan Banyuwangi merupakan salahsatu daerah penyumbang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang cukup banyak di Indonesia dan angka kasus tindak kekerasan terhadap anak cukup tinggi, sehingga ke depan dibutuhkan bangunan yang lebih intens dengan stake holder mencari solusi dan berupaya maksimal dalam mengurangi angka pernikahan dini, kekerasan pada anak dan lain sebagainya.
“Mohon doanya semoga saya betul-betul dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa sehingga mempunyai wewenang untuk memberi manfaat, khususnya memberikan perlindungan pada anak-anak di wilayah Banyuwangi,” pungkasnya.//////










