AKP Gede Sukarmadiyasa menambahkan hasil pantau personil Satpolairud bahwa cuaca di perairan Situbondo sejak seminggu yang lalu sangat ekstrem kecepatan angin di perairan mencapai 24 Knot atau 44 km/jam dan gelombang laut dapat mencapai 1,3 -2 meter.
Berdasarkan data tersebut, Satpolairud mengimbau nelayan dan masyarakat yang bertempat tinggal di pesisir untuk antisipasi bencana hidrometeorologi seperti banjir rob atau angin puting beliung serta petir. Dan juga bagi nelayan yang bekerja di keramba yang akan memberi makan ikan atau menjaga di rumah keramba juga diwajibkan gunakan life jaket atau alat keselamatan lainnya
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem merupakan bentuk perlindungan diri dan sesama. Diharapkan para nelayan dan masyarakat pesisir mematuhi imbauan dari Kepolisian demi menjaga keselamatan semua orang,” pungkasnya. ()









