Menurutnya, penertiban pelajar bolos sekolah ini berawal dari laporan masyarakat. Setelah itu, petugas bergegas ke lokasi untuk melakukan penertiban.
“Jadi razia ini berdasarkan informasi warga tentang adanya pelajar membolos di tempat-tempat nongkrong dan warung-warung,” imbuhnya.
Ia menyebut, Satpol PP Banyuwangi tidak sekali dua kali melakukan upaya penertiban. Namun, pelajar bolos sekolah tak kunjung jera.
Untuk meminimalisir pelajar bolos sekolah, pihaknya mengaku rutin menggelar operasi di tempat-tempat yang kerap dijadikan untuk membolos.
“Jika memang kedapatan bolos, kita juga koordinasi dengan pihak sekolah. Tentunya sebagai efek jera,” tegas Bambang./////











