Haji Basir menambahkan agar kemacetan yang terjadi saat ini tidak semakin parah dinas perhubungan, kepolisian dan dinas/instansi terkait lain diharapkan segera bertindak cepat membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun para pengusaha jasa angkutan dan produsen makanan minuman dan barang-barang rumah tangga lain untuk sementara menahan pengiriman barang.
“Kami berharap Dinas Perhubungan, kepolisian dan pihak terkait lain supaya segera melakukan koordinasi para pihak yang ada di Jembrana, Banyuwangi maupun kabupaten/kota lain di Jawa Bali untuk tidak melakukan pergerakan kendaraan masuk ke Kabupaten Banyuwangi agar kemacetan tidak semakin parah,” tambah Basir.//////
Selain itu untuk mempercepat mengurai kemacetan, dinas/instansi terkait diharapkan mampu mempercpat perbaikan dermaga ponton yang ada di Gilimanuk untuk menambah jumlah dan volume pelayanan penyeberangan dari Ketapang – Gilmanuk dan sebaliknya.
“Sharusnya sejak awal pemerintah sudah memprediksi ini memasuki liburan anak sekolah berbarengan dengan liburan ada peningkatan pergerakan masyarakat yang ada di Jawa maupun Bali otomatis ada potensi lonjakan dan penumpukan penumpang dan kendaraan yang akan ke Pulau Bali maupun yang kembali ke Banyuwangi dan kabupaten kota lain yang ada di pulai Jawa,” pungkas H Basir.










