Sanusi Ancam Copot Petugas Jika Layanan Puskesmas Lambat

by -0 Views
Wartawan: Achmad Soeseno
Editor: Herry W Sulaksono
Foto : Bupati Malang HM Sanusi


Malang, seblang.comBupati Malang, HM Sanusi menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Malang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui program Sambang Puskesmas yang akan dilaksanakan usai Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Program ini ditujukan untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, profesional, dan humanis, dengan target waktu tunggu maksimal hanya 15 menit.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Malang HM Sanusi saat ditemui wartawan di kediamannya, Senin (22/3/2026) sore. Ia menekankan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh terhambat oleh sistem antrean yang lambat maupun pelayanan yang tidak maksimal.

“Setelah Lebaran, Pemerintah Kabupaten Malang akan mengagendakan Sambang Puskesmas. Tujuannya untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan cepat dan tidak ada lagi masyarakat menunggu berjam-jam. Target kami, cukup antre sekitar 15 menit, pasien sudah bisa tertangani dengan baik,” tegas Sanusi.

Menurutnya, percepatan pelayanan tidak hanya berlaku untuk pasien umum, tetapi juga menjadi prioritas bagi ibu hamil yang membutuhkan penanganan tepat waktu. Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas.

Sanusi juga menegaskan pentingnya sikap ramah dan profesional tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh dokter dan perawat mengedepankan etika pelayanan publik dengan memberikan perhatian maksimal kepada pasien.

“Dokter maupun perawat harus melayani masyarakat dengan ramah, senyum, dan penuh kepedulian. Pelayanan kesehatan bukan hanya soal tindakan medis, tetapi juga soal sikap dan empati kepada masyarakat,” ujarnya.

Bupati Malang menegaskan bahwa Pemkab Malang tidak akan mentolerir pelayanan yang lambat atau tidak sesuai standar. Ia memastikan akan memberikan sanksi tegas hingga pencopotan jabatan apabila masih ditemukan tenaga kesehatan yang tidak mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

“Apabila masih ditemukan waktu tunggu pelayanan lama atau pelayanan tidak maksimal, kami tidak segan memberikan sanksi tegas, termasuk pencopotan dari jabatan. Ini bentuk keseriusan kami meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

Sebagai bentuk pengawasan langsung, Sanusi berencana berkeliling ke Puskesmas yang tersebar di 33 kecamatan di Kabupaten Malang. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan standar pelayanan berjalan sesuai harapan serta memastikan masyarakat benar-benar merasakan peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Melalui program Sambang Puskesmas, Pemerintah Kabupaten Malang menargetkan tidak ada lagi keluhan antrean panjang di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Reformasi pelayanan ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat serta menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, responsif, dan profesional di seluruh wilayah Kabupaten Malang.

iklan warung gazebo