Selain itu, K.H. Anwar Iskandar juga berharap kepada para juru dakwah untuk menggunakan panggung ramadan ini dengan benar-benar untuk kepentingan yang lebih besar, yaitu menuju masyarakat yang bersatu, damai dan diridhai oleh Allah SWT.
“Untuk membuat masyarakat Jawa Timur khususnya, menjadi masyarakat yang bersatu, menjalin Ukhuwah Islamiyah, mendinginkan suasana, mengedepankan kepentingan persatuan Indonesia diatas segala-galanya,” harapnya.
K.H. Anwar Iskandar mengatakan, negara-negara lain telah memberikan pujian kepada Indonesia, karena telah sukses menggelar pemilu dengan baik.
“Oleh karena itu, yang sudah baik ini marilah kita jaga dengan sebaik-baiknya,”tutur K.H. Anwar Iskandar.
Ketua MUI ini menjelaskan terkait hasil Pemilu jika ada ketidak puasan, atau ada hal-hal yang mungkin dianggap tidak sesuai, sudah disediakan oleh pemerintah, lembaga yang digunakan itu semua, yaitu Mahkamah Konstitusi dan jika ada masalah administrasi bisa ke Bawaslu, kalau masalah pidana bisa ke Gakumdu.
“Gunakan itu dengan sebaik-baiknya, lembaga-lembaga yang sudah di sediakan untuk memproses persengketaan apa bila ada, jadi kepentingan persatuan Indonesia sekali lagi mari kita utamakan,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan bahwa kegiatan pada malam hari itu sangat menyejukkan, khususnya menyambut datangnya bulan suci ramadan, sekaligus sebagai bentuk wujud syukur.
“Untuk pengamanan pemilu kita doakan tetap berjalan aman dan kemudian kita menyiapkan untuk kesiapan pengamanan pemilu Kepala Daerah, Insya’allah akan dilaksanakan bulan November, mohon doanya semoga dapat dilaksanakan dengan baik,” pungkasnya. (*)











