Kota Mojokerto, seblang.com – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama jajarannya melanjutkan agenda Safari Ramadan dengan melaksanakan salat tarawih berjamaah di Musala Al Muhsinun, Senin (9/3). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyalurkan dana hibah.
Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, menuturkan bahwa kegiatan Safari Ramadan rutin dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat tetap aman dan kondusif selama bulan suci.
“Safari Ramadan ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan keamanan di setiap lingkungan. Jangan sampai ada hal-hal yang mengganggu rasa aman dan nyaman masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah kota telah menyalurkan bantuan hibah untuk musala tersebut. Ning Ita berharap dengan adanya hibah tersebut, fasilitas ibadah di Musala Al Muhsinun semakin baik sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman.
“Dengan hibah ini semoga musala semakin nyaman. Semoga jamaahnya juga semakin banyak,” tambahnya.
Selain itu, Ning Ita mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Ia menyebut Pemerintah Kota Mojokerto menetapkan status siaga mulai 1 hingga 31 Maret berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Kondisi ini berdasarkan informasi dari BMKG terkait potensi cuaca ekstrem. Selama Ramadan kita harus lebih berhati-hati, baik saat berada di rumah maupun di luar rumah,” pesannya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memanjatkan doa agar Kota Mojokerto, Jawa Timur, dan Indonesia senantiasa diberikan keselamatan.
“Semoga kita semua istiqomah dalam beribadah dan berdoa agar Kota Mojokerto, Jawa Timur, dan Indonesia tetap dalam keadaan selamat,” tuturnya.
Selain menyalurkan dana hibah sebesar Rp15 juta, Ning Ita juga mentasyarufkan zakat mal serta menyerahkan bingkisan kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat selama bulan Ramadan. (har)











