Kota Mojokerto, seblang.com – Memasuki 10 hari kedua Ramadan, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melaksanakan safari salat tarawih di Masjid As Sholichiyah, Jalan Penarip II No. 15, Kelurahan Kranggan, Kota Mojokerto, Senin (2/3).
Selain beribadah berjamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan serta waspada terhadap penyebaran hoaks.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Februari hingga Maret merupakan puncak musim penghujan. Kondisi ini perlu menjadi kewaspadaan bersama, terlebih Kota Mojokerto dikelilingi tujuh aliran sungai besar yang berpotensi menimbulkan banjir apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan saluran air tersumbat sampah.

“Kalau di hulu sungai terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi, lalu di hilir wilayah kita tersumbat sampah, maka akan ada potensi banjir. Karena itu, mari kita jaga kebersihan dan kesehatan lingkungan kita,” pesan perempuan yang akrab disapa Ning Ita tersebut.
Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran informasi yang belum tentu benar di media sosial. Menurutnya, derasnya arus informasi membuat masyarakat harus lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan berita.
“Kalau panjenengan melihat atau membaca informasi yang diragukan kebenarannya, silakan lakukan cross-check. Pemerintah Kota Mojokerto melalui Kominfo menyediakan kanal resmi untuk memastikan kebenaran informasi,” tegasnya.
Ning Ita berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh fitnah atau hoaks yang dapat memecah belah persatuan. Ia menekankan pentingnya mencari sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan agar tidak terjerumus dalam penyebaran berita bohong.
Pada kesempatan tersebut, secara simbolis Ning Ita menyerahkan dana hibah sebesar Rp75 juta kepada pengurus Masjid As Sholichiyah. Bantuan tersebut rencananya digunakan untuk pembangunan ruang kelas. Selain itu, Pemkot Mojokerto juga menyalurkan paket takjil berupa susu dan kurma untuk jemaah. (hari)












