Kota Mojokerto, seblang.com — Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menggelar Safari Ramadan perdana di Masjid Darul Amanah yang berada di kompleks Balai Kota Mojokerto. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memakmurkan masjid baru yang diperuntukkan bagi pegawai pemerintah maupun masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Ning Ita—sapaan akrab wali kota—mengungkapkan rasa syukurnya karena Balai Kota Mojokerto akhirnya memiliki masjid sendiri.
“Alhamdulillah akhirnya Balai Kota punya masjid sendiri, para pegawai tidak perlu jauh-jauh jika ingin salat Jumat,” tuturnya.
Ia menjelaskan makna penamaan Masjid Darul Amanah. Menurutnya, nama tersebut dipilih sebagai pengingat bagi para pemegang jabatan bahwa amanah yang diemban harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Allah SWT.

“Masjid ini saya harapkan menjadi pengingat bahwa kita adalah pemegang amanah jabatan. Amanah yang pertanggungjawabannya bukan hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Ning Ita berharap Masjid Darul Amanah tidak hanya dimanfaatkan untuk salat bagi pegawai pemerintah, tetapi juga menjadi pusat berbagai kegiatan keagamaan lainnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk selalu melakukan muhasabah dan memanfaatkan jabatan sebaik-baiknya demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
“Jabatan ini sifatnya sementara. Karena itu, kesempatan untuk memberi manfaat kepada masyarakat harus kita jalankan sebaik mungkin,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga menekankan pentingnya kekompakan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, serta dukungan masyarakat dalam membangun Kota Mojokerto.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal tanpa sinergi seluruh elemen.
“Kehadiran pemerintah kota tanpa dukungan Forkopimda, instansi vertikal, dan masyarakat tentu tidak akan berarti apa-apa. Karena itu, kekompakan ini harus terus kita jaga,” katanya.
Ia berharap harmoni dan kebersamaan yang selama ini terjalin di Kota Mojokerto dapat terus diperkuat di tengah berbagai tantangan perbedaan yang masih kerap muncul di masyarakat. (hari)











