Banyuwangi, seblang.com – Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi milik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi dimanfaatkan sebagai tempat belajar ketahanan pangan bagi pelajar. Puluhan siswa SDN 3 Macan Putih diajak mengenal pertanian dan peternakan secara langsung di kawasan tersebut, Jumat (9/10/2026).
Didampingi guru dan petugas Lapas Banyuwangi, para siswa berkeliling melihat berbagai komoditas yang dibudidayakan di SAE Paswangi. Mereka dikenalkan dengan tanaman padi, jagung, cabai, dan aneka sayuran, serta peternakan ayam petelur.
Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar di luar kelas. Para siswa bisa melihat langsung proses budidaya tanaman dan pengelolaan peternakan yang menjadi bagian dari produksi pangan.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Banyuwangi, Lasirun, bersama jajarannya memandu kegiatan tersebut. Dia menjelaskan bahwa aktivitas pertanian dan peternakan di SAE Paswangi memiliki dua fungsi utama, yakni membekali warga binaan dengan keterampilan kerja dan mendukung ketahanan pangan.
“Melalui SAE Paswangi, kami tidak hanya membekali Warga Binaan dengan keterampilan kerja agar siap kembali ke masyarakat, tetapi kami juga berupaya memberikan dampak sosial yang lebih luas. Hari ini anak-anak diajak melihat langsung dari mana asal bahan pangan yang mereka konsumsi sehari-hari, mulai dari menanam padi, merawat cabai dan sayuran, hingga memanen telur dari kandang ayam petelur,” ujar Lasirun.












