Banyuwangi, seblang.com – Dua petugas Perhutani KPH Banyuwangi Selatan menjadi korban pembacokan saat jaga malam di Pos Bayangan Petak 57 RPH Senepo Utara BKPH Pesanggaran, Dusun Seneposari, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Sabtu (18/2/2023).
Pelakunya diduga seseorang berinsial S yang merupakan resedivis kasus penganiayaan. Kini yang bersangkutan menjadi buronan polisi.
Kapolsek Siliragung AKP. Mujiono, membenarkan peristiwa penganiayaan tersebut. Dia menjelaskan, menurut keterangan saksi, awalnya kedua korban yakni Hadi Prayitno Kepala Urusan Teknik Kehutanan (Kaur TK) Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, dan Nurkhoiri Nasution Polisi Teritorial (Polter) beserta petugas lainnya sedang berjaga malam.
Sekitar pukul 23.00 WIB, mereka didatangi oleh pelaku S yang diduga dalam kondisi mabuk sembari membawa senjata tajam jenis parang yang diselipkan di celananya.
Di lokasi ini, pelaku awalnya menghampiri Sujianto petugas mandor tanam bersama ketiga rekannya yang sedang jaga. Pelaku S ini bertanya perihal operasi kayu jati. Dari pertanyaan itu, Sujianto menjawab tidak tahu lantaran tidak ikut dalam operasi tersebut.
Namun entah mengapa tiba-tiba saja pelaku S yang menoleh ke arah Hadi Prayitno langsung mengeluarkan parang dan menyabetkannga ke arah pinggang sebelah kanan Kaur TK Perhutani KPH Banyuwangi Selatan tersebut.
Mendapatkan perlakuan tersebut kemudian korban Hadi Prayitno ini lari keluar pos dan menyelamatkan diri ke dalam hutan. Melihat korban lari, kemudian dikejar oleh S, namun tak terkejar.












