Untuk memastikan kualitas dan transparansi dalam setiap tahap pembangunan, proyek ini akan diawasi oleh berbagai pihak, termasuk Inspektorat, Kejaksaan Negeri Blitar, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Polres Blitar, dan Polda Jatim.
“Kami targetkan pembangunan selesai dalam 9 bulan, dengan akhir Desember 2024 sebagai batas akhir. Inspektorat, sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah, serta pendampingan dari Kejari Blitar, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Polres Blitar, Polda Jatim, dan berbagai pihak lainnya, akan memastikan proyek berjalan lancar dan masyarakat segera bisa menikmati manfaatnya,” tambah Indah Woro Utami.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Blitar, Rini Syarifah, menyatakan dukungannya terhadap proyek ini dan memastikan bahwa koordinasi dengan berbagai lembaga, termasuk Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, berjalan baik untuk menjamin kesuksesan proyek.
“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pembangunan berjalan lancar dan selesai sesuai target, sehingga gedung ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Blitar,” ujar Rini Syarifah.
Di tempat yang sama, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Kombespol dr. Aris Sukarno, Sp.OG, juga menyambut baik pembangunan gedung baru di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Ia menyatakan bahwa gedung baru ini akan membantu meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan kenyamanan kepada anggota Polres Blitar dan masyarakat umum.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, proyek pembangunan gedung rawat inap delapan lantai di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi diharapkan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, memberikan fasilitas kesehatan yang lebih baik dan berkualitas bagi masyarakat Blitar.
Turut hadir pada acara tersebut, Sekretaris Daerah kabupaten Blitar, perwakilan dari DPRD Kabupaten Blitar, perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, perwakilan dari Kejari Blitar, perwakilan dari Polda Jatim Ketua MUI Kabupaten Blitar dan tamu undangan.











