“Gedung delapan lantai akan dilengkapi dengan berbagai instalasi, seperti instalasi rawat inap, instalasi rawat jalan, instalasi gawat darurat, instalasi penunjang medis, dan instalasi diagnostik,” jelasnya.
Selain itu, RSUD Ngudi Waluyo tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik atau gedung saja, Ngudi Waluyo juga memberikan perhatian khusus pada pelayanan pasien. Direktur menjelaskan bahwa rumah sakit juga menyediakan jemput pasien gratis dan pelayanan yang ramah kepada pasien.
“Jemput pasien gratis diberikan kepada pasien yang rumahnya jauh dari RSUD Wlingi, langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pasien merasa dihargai dan mendapatkan layanan yang optimal dalam pengobatan dan lain-lain,” sambungnya.
Kepala Kejari Blitar, Agus Kurniawan, mengapresiasi kegiatan RSUD Ngudi Waluyo dalam menjalin silaturahmi melalui diskusi dengan para jurnalis setiap tahunnya. Mempublikasikan kegiatan-kegiatan positif, program, dan inovasi terbaru RSUD Ngudi Waluyo kepada masyarakat luas, dengan tujuan supaya masyarakat mengetahui apa saja program, inovasi, dan fasilitas yang ada di rumah sakit.
“Kalau tidak ada temen-temen media, kinerja kami itu tidak akan sampai ke masyarakat luas, karena publikasi itu sangat penting. Kerjasama dengan media adalah kunci untuk mengawal dan memonitor pembangunan nasional dan daerah agar berjalan lancar,” ujar Agus Kurniawan. (dip)











