Rintis Pengajaran Cek Fakta ke Sekolah-Kampus, Perangi Hoax dan Tingkatkan Nalar Kritis Anak Muda

by -1239 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono

Jakarta, seblang.com – Kabar bohong (hoaks) dan fitnah marak beredar di masyarakat. Untuk memeranginya, kalangan masyarakat pendidik, orang tua, jurnalis, pengamat pendidikan dan pegiat literasi digital sepakat agar sekolah dan kampus memberi pengajaran atau literasi materi cek fakta dan literasi media.

Materi cek fakta itu diyakini sebagai imunisasi bagi siswa dan mahasiswa agar mereka tahu membedakan fakta dan hoaks yang bertebaran melalui gawai dan piranti digital lainnya.

Hal itu mengemuka dalam
Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan oleh Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di Jakarta, pada 24 – 25 Oktober 2022.

Septiaji Eko Nugroho, Ketua Presidium Mafindo mengatakan, AJI, AMSI, dan Mafindo didukung Google News Initiative memiliki platform cekfakta.com yang berisi cek fakta terhadap hoaks di masyarakat.

Untuk melebarkan jangkauan edukasi soal cek fakta ini, kata Septiaji, perlu memasukkan materi cek fakta ke sekolah dan kampus.

“Tujuannya untuk mengembangkan nalar kritis siswa dan mahasiswa. Apa yang harus mereka lakukan saat menerima informasi, sehingga mereka memiliki skill memilah mana hoaks, mana fakta,” kata Septiaji, Selasa (25/10/2022).

” Selain itu, tidak mudah terlena oleh informasi yang mereka terima dari medsos maupun media perpesanan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Septiaji mengatakan, Advokasi kebijakan
materi cek fakta ini perlu diintegrasikan dalam pelajaran di sekolah dan kampus.

“Maka, perlu ada advokasi kebijakan agar pemerintah dalam hal ini Kemendikbud Ristek menerima gagasan ini,” ujarnya.

FGD ini diikuti oleh kalangan dosen, jurnalis, pemeriksa fakta, guru, asosiasi guru, hingga wakil dari Dinas Pendidikan dari berbagai daerah.

Sementara pengamat pendidikan, Darmaningtyas, mengatakan dalam FGD itu bahwasanya strategi yang tepat memasukkan materi cek fakta dan literasi media adalah dengan cara intervensi dan terintegrasi dalam sejumlah mata pelajaran.

“Yang dipentingkan adalah nalar kritis saat menghadapi informasi dan itu bisa dimasukkan dalam sejumlah mata pelajaran,” kata Darmaningtyas.

Semua peserta menganggap materi cek fakta penting diajarkan kepada siswa dan mahasiswa, apalagi menjelang Pemilu 2024.

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *