Brigjen Yusep berharap agar seluruh kasatgas bekerja sama dengan kasatwil dan fungsi strategis lainnya untuk mengambil langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif sesuai dengan karakteristik kerawanan di masing-masing wilayah.
Khususnya di wilayah Kota Surabaya, Brigjen Yusep mengungkapkan rencana penyekatan di perbatasan kota untuk mengurangi penumpukan di kota selama perayaan malam tahun baru. Ia menekankan bahwa pengamanan malam tahun baru bukan hanya agenda rutin tahunan biasa, melainkan perlu dianggap serius mengingat dinamika perkembangan masyarakat.
“Kita harus lebih peduli, jangan sampai perayaan tahun baru menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19 varian baru,” tegas Wakapolda Jatim.











