Kata Imam, aksi massa tidak akan membubarkan diri. Hingga menunggu instruksi dari perwakilan saksi, yang ikut dalam proses perhitungan suara dan rekapitulasi data Pemilu 2024 di dalam Hotel Aston Jember.
“Sampai sekitar pukul setengah 2 (4/3/) Senin dini hari ini, kami belum dapat info bagaimana hasil penghitungannya. Kita nunggu kabar dari teman-teman di dalam, menunggu kabar hasil rekap dari perhitungan Salam,” jelas Imam.
“Kita sepakat tidak akan pulang kalau tidak ada kabar dari dalam. Sampai kita mendapatkan kabar,” sambungnya.
Terpisah, Ketua KPU Jember Muhammad Syai’in mengatakan terkait proses perhitungan dan rekapitulasi data Pemilu 2024 tingkat Kabupaten Jember sudah selesai dan akan dilanjutkan pagi hari.
“Terkait dengan Rekapitulasi Rapat Pleno Terbuka Penghitungan Suara dalam Pemilu 2024. Memang kita jadwalkan dari tanggal 29 Februari 2024 sampai tanggal 3 Maret 2024. Tapi dengan belum selesainya proses ini (penghitungan suara), karena ada data yang belum selesai ini akan dilanjutkan pagi nanti,” ucap Syai’in.
Namun demikian, untuk proses perhitungan suara dan rekapitulasi data Pemilu 2024 tingkat Kabupaten Jember itu. Masih tetap dilanjutkan, meskipun melewati batas jadwal yang sudah ditentukan. Karena ada 3 kecamatan di Jember yang masih belum selesai.
“Ada Bangsalsari, Kaliwates, dan Sumberbaru. Kenapa belum selesai? Karena masih melakukan penyesuaian, titik-titik yang masih ada penyesuaian di masing-masing kelurahan,” ujarnya.
“Sehingga besok bisa menyiapkan prosesnya. Waktu ini (tambahan) masih dalam koridor waktu yang dibatasi sampai tanggal 5 Maret 2024. Jika belum selesai dilakukan perhitungan,” imbuh Syai’in.
Kemudian, lanjut Sya’in, ada 15 kecamatan yang benar-benar sudah selesai. “Untuk sisanya (dari 31 kecamatan se Jember), tinggal proses perbaikan yang perlu dikonfirmasi lagi dengan pihak saksi dari partai politik dan Bawaslu Jember,” katanya.
Pihaknya menambahkan, untuk sisa kecamatan yang belum selesai masih dilakukan proses konfirmasi.
“Konfirmasi itu penting, misal ada selisih angka (perolehan suara), karena kan menggunakan Sirekap itu. Ada yang masuk sesuai Sirekap, ada juga yang selisih. Nah jika ada yang seperti itu, maka harus buka Sirekap dan harus membuka C-Hasil nya. Karena landasan utama itu kan di C-Hasil,” jelasnya.
“Dengan kondisi ini, kita berharap besok (4/3) sudah clear semua. Karena kita sudah diundang oleh KPU Provinsi Jatim, untuk melakukan rekapitulasi secara berjenjang di Jawa Timur. Besok proses rekapitulasi suara lanjutan tetap dilakukan di sini, tapi kita pindah ruangan (Aula Hotel Aston) di Kisso,” tandasnya.











