Kehadiran mereka turut mendapatkan dukungan dari Wakil Bupati Sorong, Sutejo, beserta jajaran. “Kami belajar dari semangat masyarakat Banyuwangi yang mampu menjaga budaya dan mengangkatnya hingga dikenal dunia,” ujar Tri.
Dari Pasuruan, Fitriyatul Sakila (19) bersama 24 penari lainnya tak bisa menyembunyikan rasa bangga. “Merinding dan tidak percaya bisa berada di sini. Semoga besok berjalan lancar dan meriah,” katanya.
Sakila mengaku, tampil di Gandrung Sewu adalah cita-cita sejak kecil. Ia mengikuti les privat tari Gandrung demi bisa lolos ke panggung ini. “Tari Gandrung itu berbeda dari yang lain. Saya ingin merasakan sendiri bagaimana menjadi bagian dari penari Gandrung,” ungkapnya.











