Di Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung, delapan lansia menerima manfaat program ini. Salah satunya adalah Sumiyati, lansia 70 tahun yang hidup sendiri. Bagi mereka, Rantang Kasih bukan sekadar makanan, tetapi jaminan keberlangsungan hidup.
“Lewat program ini, kami ingin memastikan tidak ada lansia sebatang kara yang tidak bisa makan. Kami juga memberdayakan warung-warung kecil di sekitar rumah penerima agar mereka juga kecipratan rejeki. Jadi kebutuhan makanan lansia dicukupi oleh warung terdekatnya,” jelas Ipuk.
Henik Setyorini, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan KB, merinci bahwa distribusi makanan dilakukan dua kali sehari. “Rantang Kasih dananya berasal dari kolaborasi APBD Banyuwangi, Badan Amil Zakat, serta Alokasi Dana Desa (ADD),” ujarnya.
Program ini melibatkan berbagai sektor, dengan kecamatan dan desa bertindak sebagai koordinator penyaluran makanan, sementara Dinas Kesehatan mengawasi aspek gizi dan kebersihan makanan. Melalui Rantang Kasih, Banyuwangi terus berupaya meningkatkan kesejahteraan lansianya.////












