Puluhan Lansia di Jember Dapat Edukasi Hipertensi dan Diabetes Melitus

by -1450 Views
Wartawan: Nur Imatus Safitri
Editor: Herry W. Sulaksono


Jember, seblang.com – Sebanyak 50 lansia warga sekitar Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Jember mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan mendapat edukasi pecegahan penyakit tidak menular (PTM).

PTM tersebut meliputi penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus. Kedua penyakit itu, rentan dialami masyarakat yang sudah berusia lanjut.


Edukasi yang diinisiasi oleh Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Malang, Kampus 1 Jember adalah upaya antisipasi dampak buruk dari penyakit hipertensi maupun diabetes melitus.

Sehingga, diharapkan masyarakat bisa mendeteksi sedini mungkin dan melakukan upaya pencegahan dengan mengatur pola hidup sehat.

“Umumnya, penderita diabetes itu menginjak usia 40 tahun keatas dan beresiko mulai munculnya gejala hipertensi dan diabetes melitus. Apalagi orang-orang yang kurang beraktivitas dan,” ucap Ketua Program Studi STR Kebidanan Jember Poltekkes Kemenkes Malang, Susilawati saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Jumat (27/9/2024).

Sebagai langkah awal pencegahan penyakit hipertensi dan diabetes melitus itu, lanjut Susi, para peserta binaan tersebut selanjutnya dilakukan skrining kesehatan.

“Selain hari ini kami memberikan edukasi pencegahan maupun penanganan tentang penyakit hipertensi dan diabetes melitus. Kami juga melakukan skrining kesehatan, yang meliputi pemeriksaan berat badan, tekanan darah, dan kolesterol, asam urat, dan gula darah,” ujarnya.

Susi mengungkapkan, alasan dirinya melakukan edukasi PTM hipertensi dan diabetes melitus kepada masyarakat itu, karena kedua penyakit tersebut menjadi perhatian khusus dari Kementerian Kesehatan RI.

Karena tren penderita hipertensi dan diabetes melitus terus meningkat, akibat dari perubahan gaya hidup dan pola makan masyarakat modern. Sehingga berdampak negatif bagi kesehatan masyarakat.

“Nah tanda-tanda gejala awal penderita daibetes itu punya kebiasaan suka makan, minum dan kencing. Itu gejala khas penderita diabetes,” ungkapnya.

“Kemudian yang paling penting juga harus mengatur pola makannya. Karena walaupun sudah menderita diabetes melitus, kalau mereka bisa mengatur pola makannya dengan baik insyallah bisa dicegah. Serta jangan lupa berolahraga,” sambungnya.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *