”Dalam hal ini nantinya wilayah Sempu, Singojuruh, Songgon (3S) akan dijadikan pilot project progam bebas odol,” ujarnya
Hal senada dikatakan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sempu Andik Basuki yang mewakili camat Sempu mengatakan apa yang telah di katakan 5 perwakilan sopir hari ini akan disampaikan kepada pimpinan. “Apalagi semua yang menyangkut armada telah tertuang dalam peraturan bupati (Perbup) No 60 tahun 2021,” terang Andik
Penegasan pun disampaikan Aktivis muda Banyuwangi Muhamad Faiq. Ia mengatakan jika memang ada pihak tambang yang tidak memperbolehkan bak jumbo masuk tambang suruh bikin pernyatan.”Unsur adanya dugaan diskriminasi sudah tercium lama dalam polemik armada bak jumbo, “ ulasnya.
Ia melanjutkan jika hanya dengan dalih over demensi, apakah itu adil bagi para sopir yang mengunakan armada bak jumbo. “Sementara, banyak kendaraan yang justru lebih besar lagi, lebih padat lagi muatannya. Dan kali ini kok yang benar-benar mencari nafkah untuk keluarga justru selalu dipersoalkan, bahkan dilihat sebelah mata,” pungkasnya.
Dalam penyampaian aspirasi para sopir dikantor kecamatan Sempu berjalan aman dan kondusif. Andik Basuki selaku sekcam Sempu menegaskan bahwa akan segera melaporkan apa yang telah di sampaikan para sopir armada bak jumbo kepada pimpinan./////









