Prolanis Wujudkan Kesehatan Masyarakat yang Berkesinambungan

by -8 Views
Wartawan: Rahmat
Editor: Herry W. Sulaksono


Mojokerto, seblang.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berkomitmen mewujudkan kesehatan masyarakat yang berkesinambungan, khususnya bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satu wujudnya adalah pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang dilakukan bersama Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Puskesmas Mentikan menggelar kegiatan Prolanis dengan tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.”


Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Elke Winasari, menjelaskan bahwa kegiatan Prolanis yang dilaksanakan di berbagai FKTP merupakan bentuk kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan tenaga kesehatan untuk mendorong masyarakat hidup lebih sehat dan produktif.

“Kegiatan seperti senam Prolanis dan edukasi kesehatan memiliki dampak besar. Peserta menjadi lebih sadar akan pentingnya pola hidup sehat, rutin melakukan kontrol kesehatan, serta disiplin mengonsumsi obat sesuai anjuran. Langkah kecil ini memiliki makna besar dalam mewujudkan Indonesia Emas,” ujar Elke.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Mentikan dr. Hesty menyampaikan bahwa kegiatan Prolanis bukan sekadar seremonial, melainkan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat, terutama bagi penderita penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.

“Banyak masyarakat yang abai terhadap gejala awal penyakit kronis. Padahal, dengan mengenali diri sendiri, kita dapat mencegah komplikasi sejak dini. Melalui kegiatan Prolanis ini, kami ingin mengingatkan bahwa menjaga kesehatan adalah tanggung jawab bersama — tidak hanya dengan mengandalkan obat-obatan, tetapi juga melalui perubahan perilaku dan gaya hidup sehat setiap hari,” ujar Hesty.

Selain edukasi kesehatan, para peserta juga menjalani pemeriksaan kesehatan rutin, meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, serta pemeriksaan laboratorium sederhana yang dilakukan oleh tim medis dan Labkesda. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan peserta sekaligus menjadi dasar evaluasi pendampingan yang tepat.

Hesty menambahkan, aktivitas fisik menjadi bagian penting dalam pengelolaan penyakit kronis.

“Pemantauan rutin dilakukan agar perkembangan kesehatan dapat terukur dengan baik. Dengan begitu, pengelolaan penyakit kronis tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan. Aktivitas fisik seperti senam Prolanis penting untuk menjaga kestabilan gula darah dan tekanan darah. Kami berharap peserta menjadikan olahraga sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan hanya saat kegiatan berlangsung,” pungkasnya.(Rh)

iklan warung gazebo