“Harapanya nanti bisa berkembang dan itu support dari luar tidak hanya dari pemerintah. Pemkab Banyuwangi sudah jelas, DPU Cipta Karya sudah ada beberapa pembenahan. Lokasi parkir, pagar dan sebagainya,” imbuh Abdillah Baraas.
Bahkan Unair yang ada di Banyuwangi sudah mengirimkan panel tentang perikanan yang akan memberikan informasi tentang ikan-ikan yang ada di sekitar perairan Banyuwangi.
“Kita tidak bisa intevensi karena sudah ada nomenklatur di Kementrian ESDM sehingga nanti tugas kita adalah meneruskan,” tambah dia.
Selanjutnya untuk program pengembangan pihak Geopark Ijen masih menunggu serah terima dari Kementrian ESDM RI yang rencananya akan dilaksanakan serentak pada Februari atau Maret 2024.
“Tahun ini sudah mulai ada pengembangan mulai perapian pagar dan penyiapan kantong-kantong parkir karena potensi terjadi kemacetan kalau ada banyak kunjungan. Selain itu support dari beberapa kampus yang tahun ini mereka mengintervensi dengan menyumbang film dokumenter dan lain sebagainya,” pungkas Abdillah Baraas.









