Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Tegaskan Investasi Negara untuk Cetak Pemimpin Bangsa

by -13 Views
Wartawan: Achmad Suseno
Editor: Herry W. Sulaksono
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Selasa (13/1/2026)


Malang, seblang.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Djojohadikusumo meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Selasa (13/1/2026). Peresmian ini menandai langkah strategis negara dalam memperkuat fondasi sumber daya manusia unggul berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan karakter kebangsaan.

Presiden Prabowo tiba di Kabupaten Malang sekitar pukul 13.50 WIB menggunakan MV3 Garuda Limousine. Kedatangannya disambut antusias masyarakat yang telah menunggu sejak siang hari. Memasuki kawasan sekolah, Kepala Negara disambut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Bupati Malang HM Sanusi beserta jajaran.


Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa pendirian dan pengembangan SMA Taruna Nusantara merupakan bentuk nyata komitmen negara dalam menyiapkan kader-kader terbaik bangsa sejak dini.

Sekolah ini dirancang untuk menjaring putra-putri Indonesia dengan kapasitas akademik unggul, kemudian ditempa secara disiplin agar mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi secara cepat dan mendalam.

“SMA Taruna Nusantara didirikan untuk mencari putra-putri Indonesia yang memiliki kapasitas akademis unggul, diberi kesempatan terbaik agar dapat meraih ilmu pengetahuan dengan cepat, dan pada akhirnya menjadi kader bangsa yang berguna,” tegas Presiden Prabowo.

Menurut Prabowo, kemajuan suatu bangsa tidak ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam semata, melainkan oleh kemampuan sumber daya manusianya dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Dua faktor tersebut menjadi kunci membangun peradaban maju sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Pembangunan bangsa terletak pada kemampuan meraih ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan itulah kita bisa meningkatkan kualitas hidup rakyat, hidup lepas dari kemiskinan dan kelaparan,” ujarnya.

Presiden juga menyoroti rekam jejak alumni SMA Taruna Nusantara yang terbukti berkontribusi besar di tingkat nasional maupun internasional. Sejumlah lulusan sekolah tersebut kini menduduki posisi strategis di pemerintahan dan lembaga negara.

Di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono sekaligus Kepala LPTTN (Alumni Angkatan ke-5), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (Angkatan ke-6), Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Angkatan ke-5), Wakil Menteri Pertanian Sudaryono (Angkatan ke-11), Direktur Utama Pertamina Simon Mantiri (Angkatan ke-6), Kepala BMKG Prof. Teguh Faisal (Angkatan ke-1), serta Sekretaris Kabinet RI Letkol Teddy Indra Wijaya (Angkatan ke-15).

“Sejak tahun 1990, lulusan SMA Taruna Nusantara telah menonjol di tingkat nasional. Bahkan banyak yang saat ini masuk dalam kabinet yang saya pimpin,” ungkap Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa sekolah berasrama dengan sistem pendidikan unggulan seperti SMA Taruna Nusantara merupakan kebutuhan strategis setiap negara. Ia mencontohkan Malaysia yang telah memiliki lebih dari 20 sekolah sejenis, serta Inggris yang telah mengembangkan ratusan institusi serupa selama ratusan tahun.

“Kita bertekad meraih ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, kita menambah kampus-kampus semacam SMA Taruna Nusantara,” kata Prabowo.

Menutup sambutannya, Presiden memberikan penekanan khusus kepada para pimpinan lembaga, kepala sekolah, serta pamong guru agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Ia menegaskan SMA Taruna Nusantara harus menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya pemimpin bangsa yang patriotik, berakhlak mulia, jujur, siap memimpin, serta bersih dari praktik korupsi.

“Saya meminta kepada para pimpinan lembaga, pimpinan sekolah, dan para pamong guru untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya,” pungkas Presiden Prabowo.//////

iklan warung gazebo