Para kepala sekolah diminta untuk melibatkan guru dan siswa dalam kegiatan kepramukaan serta peka terhadap lingkungan sekitar. Ipuk menyarankan pemanfaatan dana SAS atau sedekah Jumat dari uang jajan siswa untuk membantu anak kurang mampu.
“Tengok kanan tengok kiri, libatkan guru dan siswa untuk membantu bisa lewat dana SAS atau sedekah jumat yang disisihkan dari uang jajan untuk diberikan kepada siswa yang kurang mampu,” pungkasnya.
Wakil Bupati dan Ketua Kwarcab Banyuwangi, Sugirah, menyampaikan bahwa orientasi Mabigus bertujuan meningkatkan pemahaman kepala sekolah sebagai Ketua Mabigus. Dia berharap hal ini akan berdampak positif pada peningkatan pembinaan Pramuka dan generasi muda di Banyuwangi.











