Ketika kejadian, truk berangkat dari Kota Blitar menuju ke Surabaya sekitar pukul 05.00 WIB. Sopir truk, Toni Mahendra mengatakan sebenarnya tahu truknya menabrak sepeda motor di lokasi.
Awalnya, ia mengira yang ditabrak hanya sepeda motor parkir tidak ada pengendaranya. Pasca tabrakan terjadi, bukannya menolong Karena takut banyak warga yang berkumpul di TKP, Toni Mahendra tidak berhenti malah kabur dari lokasi.
“Saya sempat berhenti di Jl Veteran Kota Blitar untuk koordinasi dengan kantor. Setelah itu saya berangkat ke Surabaya. Saya tidak berhenti karena menyelamatkan diri, saya takut di lokasi banyak warga,” katanya.
Selain itu, Satlantas Polres Blitar Kota juga menangkap sopir mobil Pikap Grand Max, Yogi Fadli (19), warga Desa Maron, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.////
Yogi menabrak pengendara sepeda motor, Krisdiantoro (43), warga Perum Bengawan Solo Regency, Kota Blitar, hingga meninggal dunia di Jalan Raya Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Senin (24/10/2022).
Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata Yogi bersama empat temannya yang berada didalam mobil dalam pengaruh minuman keras.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku baik Toni Mehendra (21) dan Yogi Fadli (19) dijerat dengan undang undang Lalu Lintas dan angkutan Jalan dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.









