“Sehingga hal-hal yang merusak keharmonisan merusak pergaulan bisa kita atasi bersama dengan shalawat,” harapnya.
Kegiatan Polresta Banyuwangi Bersholawat ini diawali dengan pemberian santunan pada ratusan anak yatim. Ratusan anak yatim ini berasal dari 25 Kecamatan yang ada di Banyuwangi. Setiap Polsek, lanjutnya, mengirimkan 21 anak yatim. “Sehingga totalnya ada sekitar 525 anak yatim,” jelasnya.
Kegiatan shalawatan bersama dan santunan anak yatim ini, lanjutnya, intinya untuk memohon berkat dan rahmat kepada Allah SWT. Dia pun meminta dukungan dari seluruh masyarakat semua untuk bersama-sama menjaga Banyuwangi tetap kondusif ke depannya.
Sholawat bersama ini tidak hanya diikuti jamaah dari Banyuwangi saja. Menurut polisi yang pernah menjabat sebagai Kapolres Lumajang ini dari sekitar tiga ribuan jamaah yang hadir sebagian berasal dari Lumajang, Jember, Situbondo, Bondowoso. Bahkan ada jamaah yang datang dari Bali dan Maluku.
“Ini siapapun boleh hadir untuk ikut bersholawat bersama, intinya kami mengajak masyarakat untuk bersholawat bersama,” pungkasnya. ////












