Dalam hal kasus narkoba, data ungkap sepanjang tahun 2022-2023 menunjukkan penurunan sebesar 47,6%. AKBP Jazuli menyebut upaya maksimal penyidik Satresnarkoba dalam menanggulangi masalah ini. Ia berharap penurunan angka kasus narkoba membuat masyarakat semakin sadar akan bahayanya.
Pihak kepolisian juga menanggapi kejadian laka lantas, yang mengalami kenaikan sebesar 4,34% dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut AKBP Jazuli, kecelakaan tersebut sering dipicu oleh pelanggaran dan kelalaian pengguna jalan. Ia mengimbau masyarakat agar lebih sadar berlalu lintas dan mematuhi peraturan.
“Upaya untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas akan terus dimaksimalkan ke depan,” pungkasnya.///////











