Kapolres juga meminta agar bersama sama legowo alias berlapang dada dan tidak perlu tersulut emosi hanya karena hal sepele apalagi ikut ikutan terutama masalah pribadi yang dikaitkan dengan perguruan silat.
“Mari bersama sama bersinergi untuk berkomitmen menjaga Lamongan, untuk para senior juga silahkan dibina adik adiknya dengan baik dan diberi pengertian serta penjelasan bahwa menjadi anggota perguruan silat yang dicari adalah manfaatnya bukan mudharatnya,”pinta Kapolres Lamongan.
Sementara itu Ketua IPSI Kabupaten Lamongan mengatakan bahwa IPSI sudah sering mengadakan pertemuan rutin dan membentuk pengurus IPSI tingkat Kecamatan.
“Kami isi pertemuan itu dengan melaksanakan kegiatan sosial seperti donor darah.” ungkap Ketua IPSI.
Menurutnya hal yang mendasari terjadinya kerusuhan adalah berawal dari masalah pribadi individu yang merembet ke perguruan.
“Oleh karena itu kami mohon bimbingan dan petunjuk Bapak Dandim dan Bapak Kapolres demi terwujudnya Lamongan yang Aman dan Kondusif.”pugkasnya. (*)









