Tanaman padi tersebut tidak terserang oleh hama atau penyakit pemendekan, dikarenakan kandungan asam amino yang tinggi pada Pupuk.
Sementara itu Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria melalui Kapolsek Kemlagi AKP Sugeng Budi Santoso menyampaikan, sebagai Babinkamtibmas yang masing-masing memiliki desa binaan wajib mengetahui perkembangan di desanya.
Hal itu dapat dilakukan dengan kegiatan sambang sembari mendekatkan diri kepada warga desa agar terciptanya hubungan yang harmonis.
“Dengan adanya inovasi tersebut besar harapan dapat menjadi penunjang aktivitas pertanian sehingga dapat meringankan biaya tanam petani,”kata Kapolsek Kemlagi.
Di tempat terpisah Kasi Humas Polresta Mojokerto IPTU M.K. Umam berharap dengan adanya kerja sama antara Bhabinkamtibmas dan petani dalam hal inovasi Pupul Organik PSB ini dapat membuat hubungan masyarakat dengan Polisi semakin erat.
“Inovasi dari pak Bhabin Polsek Kemlagi adalah wujud kepedulian Polri kepada warga masyarakat,” pungkas Iptu Umam. (MK/AL)









