Kapolres Ngawi, AKBP Argowiyono, menekankan bahwa upaya pencegahan ini harus melibatkan semua pihak terkait, demi menghindari tindakan bullying yang dapat berdampak fatal.
“Harapan kami dengan sosialisasi ini adalah agar tidak terjadi perkelahian atau permusuhan di kalangan anak-anak, yang pada akhirnya juga memengaruhi hubungan dengan orang tua mereka,” tegas AKBP Argo.
Tujuan dari sosialisasi ini adalah sebagai tindakan pencegahan agar tidak terjadi di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. Polri bersama instansi terkait bertekad saling mendukung demi menciptakan lingkungan yang aman dari kekerasan dan penyebaran hoaks.











