Selain itu, pelaku ini juga meraba-raba korbannya, lalu si murid tersebut diperintahkannya untuk mengelus-elus senjata rudalnya.
Ditemui di Polresta Banyuwangi, salah satu orang tua korban mengaku tak terima atas perlakuan pelaku terhadap buah hatinya. Usai mendapatkan perlakuan asusila tersebut, anaknya menangis dan mengadukan ke wali kelasnya.
“Tahunya saya dari guru wali kelas Sabtu(11/3/2023) kemarin, jika anak saya menangis dan mengaku telah mendapat perlakuan pelecehan seksual oleh AN. Tentunya saya tidak terima dan kita serahkan kasus ini ke kepolisian,” ujar salah satu orang tua korban ketika melakukan pengaduan yang juga didampingi pihak sekolahan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno, S. Pd., M.M., mengaku prihatin adanya dugaan pelecehan seksual tersebut.
“Kami prihatin kejadian seperti ini masih terjadi. Kami sedang melakukan pendalaman, proses hukum berlaku sesuai ketentuan,” kata Suratno.////












