Dalam konteks tahun politik, polisi mengimbau agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak mudah terprovokasi oleh berita yang belum tentu kebenarannya. “Pilihan boleh berbeda, kerukunan tetap dijaga,” tambahnya.
Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Zainul Abidin, S.H., selaku koordinator kegiatan, menyatakan bahwa mereka menyiapkan seratus paket sembako dalam rangka mendukung program inovatif berjudul `Pehh Ngopi`. Program ini bertujuan untuk menjaga keakraban antarwarga melalui kegiatan seperti sarapan bersama dan pembagian sembako.
“Pehh Ngopi diambil dari bahasa lokal yang berarti Profesional, Edukatif, Humble, dan Humanis. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga mendengarkan aspirasi dan harapan masyarakat dalam menjaga kamtibmas,” ungkap AKP Zainul.
Program `Pehh Ngopi` akan dilaksanakan secara terprogram melibatkan unit reskrim baik di tingkat Polres maupun Polsek jajaran. (*)









