Menurut tradisi adat orang Madura, “Bepak, Ibuh, Guruh, Ratoh” (Bapak, Ibu, Guru, dan Raja/Ratu) wajib dihormati. KH. Itqon menyebut Kapolda sebagai bagian dari aparat Raja/Ratu dan pengendali keamanan di Jawa Timur, sehingga pantas dihormati.
“Sebagai tradisi yang ada di Madura, Kapolda sebagai Orang Tua kita bersama, maka wajib kita hormati. Kami sangat menyambutnya dengan luar biasa, semoga apa yang diharapkan Kapolda Jawa Timur terus bisa kondusif itu dapat tercapai,” ucapnya.
Rincian paket sembako yang dibagikan mencakup 1250 di Polres Sampang dan 750 di tiga Polres jajaran Polda Jatim, termasuk Polres Bangkalan, Polres Pamekasan, dan Polres Sumenep.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Forkopimda Sampang, Pj. Bupati Bangkalan, Seluruh Kapolres se-Madura, PJU Polda Jawa Timur, Rois Syuriyah PCNU Sampang KH. Syafiuddin Abdul Wahid, Ketua Tanfidziyah PCNU Sampang KH. Itqon Busiri, dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur KH. Muhammad Zaini Muafi. (*)









