“Sederhana namun sehat. Ini tidak hanya tentang memperbaiki hal-hal; aspek lain seperti keamanan, sanitasi, sirkulasi udara, penyediaan air bersih, dan lainnya juga diperhatikan,” tambah Ipuk.
Mujiono, Ketua PMI Banyuwangi, mengungkapkan bahwa inisiatif retrofitting rumah melibatkan enam unit yang tersebar di tiga kecamatan: Songgon, Tegaldlimo, dan Purwoharjo. Pendanaan untuk proyek ini disediakan melalui hibah dari Pemkab Banyuwangi, dengan PMI berperan sebagai inisiator program sekaligus pelaksana.
Selain konstruksi, Mujiono menyebutkan bahwa PMI juga mengadakan sesi pelatihan untuk pekerja konstruksi lokal, tukang batu, dan kontraktor kecil mengenai teknik retrofitting.
“Tujuannya adalah memberdayakan mereka sebagai agen retrofitting yang dapat memberikan panduan kepada yang lain yang berencana membangun rumah tahan gempa. Misalnya harus memakai bahan bangunan yang seperti apa, bagaimana ukurannya, dan lain-lain ,” kata Mujiono.









