Lebih lanjut, Mas Ali sapaan akrabnya menerangkan, ketiga mengenai peningkatan pelayanan publik dan kemudahan investasi. Ia ikut bersyukur, Kota Mojokerto mempunyai gedung MPP (Mall Pelayanan Publik) Gajah Mada terdapat 180 jenis layanan dari 24 Instansi didalamnya dengan Akses layanan mudah dan cepat karena sudah Terintegras.
Tentunya, upaya-upaya untuk tetap menjaga iklim investasi salah satunya mempermudah proses perizinan usaha terutama bagi para pelaku bisnis di Kota Mojokerto. Keempatnya, tentang peningkatan tata kelola pemerintahan dan profesionalitas ASN, ia terus mengajak seluruh ASN untuk melakukan penguatan sistem managemen SDM dimasing masing OPD, dalam rangka meningkatkan profesionalisme ASN Kota Mojokerto.
“Untuk pencegahan banjir, telah dibangun berbagai sarpras. Diantaranya, Early Warning System (EWS) pencegahan banjir, dengan pemasangan EWS di bantaran Sungai Sadar Untuk dapat mendeteksi, memantau, dan memberikan peringatan dini mengenai potensi banjir,” katanya.
Kemudian menghadapi tahun politik, untuk itu netralitas sabagai ASN Kota Mojokerto harus tetap dipegang. Ikut mensukseskan pemilu 2024, dengan netralitasnya ASN Kota Mojokerto. “Saya bersama seluruh Kepala OPD dan ASN serta dukungan warga Kota Mojokerto, komitmen untuk bekerja bergerak cepat, efektif, tanggap, transparansi, dan responsif menciptakan inovasi untuk mewujudkan Kota Mojokerto yang sejahtera,” terang Mas Ali, (23/12/2023). ///////









