Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. “Kami berharap ke depan tidak terjadi lagi. Jadi, kami mengimbau kepada teman-teman pelaku seni jaranan ini untuk bisa lebih mengendalikan diri. Selain itu, kepada penonton juga harus berhati-hati ketika menonton jaranan,” imbuhnya.
Ia menekankan bahwa jaranan merupakan kesenian yang masih disukai dan disenangi oleh masyarakat Banyuwangi. “Kami berharap jaranan tetap menjadi hiburan yang menyenangkan bagi masyarakat. Jangan sampai kejadian seperti ini membuat orang takut menonton jaranan,” kata Taufik.
Taufik juga mengajak semua pihak untuk menjaga kesenian tradisional ini agar tetap dicintai dan dilestarikan. “Kami imbau kepada pelaku seni maupun penonton untuk bersama-sama menjaga kesenian ini biar tetap dicintai dan disukai oleh masyarakat,” tutupnya.////











