“Ternyata gampang-gampang susah ya. Ayo masyarakat dukung petugas, tidak perlu khawatir. Petugas sensus telah dibekali tanda pengenal, jadi masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan,” tambah Ipuk.
Sementara Kepala BPS Banyuwangi Joko Santoso, menyebutkan jika pendataan awal ini telah dilakukan mulai 15 Oktober hingga 14 November 2022.
“Sebanyak 2.788 petugas sudah kami kerahkan sejak pertengahan Oktober kemarin. Mereka akan mendata ke setiap rumah-rumah masyarakat,” kata Joko.
Ia menghimbau masyarakat untuk menanyakan tanda pengenal dan surat tugas dari BPS. “Tanyakan tanda pengenal dan surat tugas dari kami (BPS),” katanya.
Joko mengatakan data-data Regsosek 2022 nantinya akan menjadi bagian dari sistem Satu Data Indonesia. “Setiap tahunnya akan dilakukan pemutakhiran melalui monografi digital desa atau kelurahan,” papar Joko. (*)









