Warga yang pertama kali menemukan korban dalam keadaan tak sadarkan diri segera membawanya ke Puskesmas Kendit. Namun, nyawa korban tak dapat diselamatkan.
Zainul, anggota Tagana yang berada di rumah duka, mengonfirmasi bahwa Ahmad Muzzamil telah meninggal dunia.
Korban meninggalkan seorang istri, Wardatul Hasanah (38), dan dua orang anak. Istri korban yang merasa sangat terpukul, mengungkapkan bahwa ia tidak menduga akan kehilangan suaminya secara mendadak.
“Saya tidak ada firasat apa-apa. Suami saya pergi cari rumput dengan sehat, tak ada masalah apa-apa. Tiba-tiba saya dikabari tetangga bahwa dia meninggal. Awalnya dikabari tersambar petir, ternyata kesetrum listrik,” kata Wardatul.










