“Semoga tahun depan menggelar Banyuwangi Bluefire Ijen KOM Challenge dengan lebih baik dan jumlah peserta yang lebih banyak,” jelas AbdulAziz.
Menanggapi keinginan para penggemar olahraga sepeda supaya Banyuwangi bisa menggelar even yang lebih banyak, Kadispora menyatakan akan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder yang terkait.”Kami akan menggelar sport tourism sebagai salahsatu upaya untuk mendatangkan wisatawan yanng lebih banyak ke Banyuwangi pada tahun mendatang,” pungkasnya.
Banyuwangi Bluefire Ijen KOM Challenge 2022 merupakan event kedua yang diselenggarakan Mainsepeda.com di Jawa Timur pada tahun ini. Banyuwangi Bluefire Ijen KOM Challenge 2022 menjadi bagian dari Trilogi Jawa Timur. Dimulai dari Bromo KOM Challenge 2022 pada Mei lalu. Kemudian diakhiri dengan Kediri Dholo KOM Challenge 2022 pada Desember mendatang.
Menurut Azrul Ananda, Founder Mainsepeda.com patner Pemkab Banyuwangi dalam menggelar BFIC 2022, tidak banyak kabupaten / kota di Indonesia yang seolah-seolah yang diciptakan Tuhan untuk cyclist.“Ada laut,ada gunung dan pemandangan alam, kulinernya, seni budaya, keramahan warga, kopinya,di sini komplet. Apalagi saat ini penerbangan ke Banyuwangi makin banyak,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar di gedung Wanita Paramita Kencana Banyuwangi pada Jumat (23/09/2022).
Azrul mengatakan, bagi yang belum pernah ke Banyuwangi, event Blue Fire Ijen merupakan ajang yang pas untuk mendapatkan pengalaman full di kota yang ada di ujung timur Pulau Jawa itu.////












