Rendy menjelaskan, jumlah anggota Pertuni di Banyuwangi sebanyak 70 orang. Dari jumlah tersebut semuanya telah memiliki hak pilih karena sudah berusia di atas 17 tahun.
“Tak hanya disanilitas yang masuk pertuni, namun di Banyuwangi juga masih banyak jenis disabilitas lainnya yang juga perlu diakomodir hak pilihnya pada pilkada tahun ini,” tambahnya.
Menanggapi harapan Pertuni Banyuwangi tersebut, Divisi Sosdikli, Parmas dan SDM KPU Banyuwangi Enot Sugiarto, berjanji akan mengakomodir aspirasi dari Pertuni Banyuwangi. Pihaknya berupaya pada tahapan ini, semua disabilitas Banyuwangi yang mempunyai hak pilih masuk ke dalam daftar pemilih tetap (DPT).
Selain itu kedepan pihaknya juga akan mengundang rekan disabilitas di kabupaten ujung timur pulau jawa itu untuk kegiatan sosialisasi. Sehingga para rekan disabilitas di Banyuwangi memahami cara memilih yang benar dengan alat bantu yang telah disesuaikan.
“Untuk sosialisai, akan kita agendakan khusus untuk teman – teman disabilitas. jadwalnya akan kita sesuaikan tahapan”, pungkas mantan jurnalis televisi ini.///////










