“Semoga dalam laga kedua melawan Persedikab Kediri mampu meraih hasil maksimal,” ujar Alexander Saununu.
Sementara Head Coach Persenga Nganjuk Moh. Heru Sunarno, mengungkapkan pihaknya sudah melakukan antisipasi permainan Persewangi dengan melihat rekam jejak pertandingan-pertandingan yang sebelumnya.
Dia menuturkan game plane yang dirancang sebelumnya tidak mampu dijalankan oleh pemain Persenga di lapangan.”Ada beberapa yang tidak jalan dan miskomunikasi, jadi apa yang kami siapkan beberapa minggu lalu hari ini tidak bisa dijalankan,” ujar Heru Sunarno.
Lebih lanjut dia mengungkapkan pihaknya berupaya memenangkan dua pertandingan lawan Mitra Surabaya dan Persedikab Kediri untuk menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.
Sementara dalam pertandingan sebelumnya Mitra Surabaya vs Persedikab Kediri berakhir dengan skore 1 – 1. Sampai akhir babak pertama anak asuh coach Slamet Sampurno unggul 1 – 0 berkat gol yang dicetak oleh Ahmad Farid Fauzi (15) menit 19.
Tim Mitra Surabaya yang tampak akan memenangkan pertandingan harus menerima kenyataan pahit setelah dimenit akhir injury time pemain Persedikab Kediri nomor punggung 26 Yohanis Don Bosco Sakliressy berhasil mencetak gol yang menyamakan kedudukan pada menit 90+5. Sehingga pertandingan kedua tim berakhir dengan skore imbang 1 – 1.











