Banyuwangi, seblang.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Banyuwangi menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Panahan Tahun 2026 di Lapangan Barat Stadion Diponegoro Banyuwangi selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026.
Ketua Pengkab Perpani Banyuwangi, Purwadi, mengatakan Kejurkab Panahan 2026 diikuti sebanyak 430 peserta dari berbagai kelompok usia, mulai SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, hingga kategori umum.

Pria yang akrab disapa Pak Pur itu mengungkapkan, Kejurkab Panahan merupakan agenda tahunan yang rutin digelar secara bergiliran. Pada tahun ini, Ijen Archery Banyuwangi dipercaya sebagai tuan rumah.
“Tujuannya untuk menggali bibit-bibit muda potensial cabang olahraga panahan, mulai usia SD hingga umum. Sekaligus sebagai inventarisasi atlet Perpani Banyuwangi yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) maupun Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur,” ujar Pak Pur di Stadion Diponegoro Banyuwangi, Jumat (6/2/2026).
Ia menuturkan, dalam beberapa waktu terakhir proses regenerasi atlet panahan di Banyuwangi sempat tersendat karena berbagai kendala. Salah satunya, untuk bisa bersaing di ajang Popda maupun Porprov, atlet dituntut melakukan peningkatan peralatan panahan yang standar dan harganya relatif mahal.
“Dari event ini harapannya muncul pemanah-pemanah potensial yang disiapkan untuk Popda dan Porprov. Bulan Mei nanti sudah ada Popda, sehingga persiapan harus segera dilakukan. Apalagi saat ini sudah Februari dan akan memasuki bulan puasa, yang tentu mempengaruhi jadwal latihan,” jelasnya.
Menurut mantan guru SD di Kecamatan Genteng tersebut, prestasi tidak bisa diraih secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang berkelanjutan di klub masing-masing. “Saat tes skor di Genteng, kami sudah bisa memetakan potensi atlet,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kejurkab Panahan Banyuwangi 2026, Untung Santoso, menambahkan bahwa nomor yang dipertandingkan meliputi Divisi Paralon dengan 196 peserta.
Kemudian kategori Standar dan Barebow diikuti 102 atlet, serta Panahan Tradisional sebanyak 132 peserta. Dengan demikian, total peserta mencapai 430 atlet dari kelompok usia SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, dan umum.
Untung Santoso menuturkan, panitia telah menyiapkan berbagai hadiah bagi para pemenang berupa piagam, medali, serta dana pembinaan dengan total sebesar Rp5,5 juta.////////











