Perkuat Pendampingan ASI Eksklusif, Pokja IV Situbondo Gelar Uji Kompetensi Kader Selama Empat Hari

by -10 Views
Wartawan: Kadari
Editor: Herry W. Sulaksono

Situbondo, seblang.com – Sebagai upaya nyata menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, Pokja IV Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Situbondo menggelar pelatihan peningkatan kompetensi kader pendamping ASI eksklusif, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan yang berada di bawah arahan Ketua TP PKK Kabupaten Situbondo, Husna Laili atau akrab disapa Mbak Una, ini berlangsung intensif selama empat hari dengan menyasar kader-kader garda terdepan dari berbagai desa di wilayah Situbondo.

Pelatihan dikemas secara interaktif melalui metode edukasi dan berbagi pengalaman (sharing), serta dibagi menjadi dua angkatan guna memastikan penyampaian materi berjalan maksimal. Angkatan I berlangsung pada Selasa–Rabu, sementara Angkatan II dilaksanakan pada Kamis–Jumat.

Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Situbondo, Ayu Riski, menjelaskan bahwa selain pemberian materi teknis, kegiatan ini dirancang dengan pendekatan yang menyenangkan agar peserta tetap antusias dan lebih mudah menyerap ilmu.

“Pelatihan ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga praktik dan diskusi aktif agar kader benar-benar siap saat turun ke lapangan,” ujarnya.

Para kader dibekali dua kemampuan utama, yakni teknik pemberian ASI dan komunikasi persuasif. Pada materi teknik pemberian ASI, peserta mendapat pemahaman mendalam mengenai tata cara menyusui yang benar serta pentingnya ASI eksklusif bagi tumbuh kembang bayi. Sementara pada materi komunikasi persuasif, kader dilatih agar mampu memberikan motivasi serta edukasi kepada ibu menyusui secara tepat dan efektif.

Dalam sesi diskusi, terungkap sejumlah kendala nyata yang kerap dihadapi kader di lapangan. Salah satu tantangan terbesar adalah kuatnya pengaruh lingkungan serta mitos-mitos seputar menyusui yang masih dipercaya oleh sebagian masyarakat desa.

“Ibu-ibu kader menyampaikan bahwa tantangan di desa cukup berat, terutama terkait mitos. Melalui kegiatan ini, kami luruskan persepsi tersebut agar kader memiliki bekal yang kuat saat berhadapan dengan warga,” jelas Ayu Riski.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pendampingan terhadap ibu menyusui di seluruh wilayah Kabupaten Situbondo dapat berjalan lebih optimal. Dengan kader yang semakin kompeten, capaian ASI eksklusif diharapkan meningkat secara signifikan, sehingga mampu menjadi salah satu kunci utama dalam menekan prevalensi stunting di Situbondo./////

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo