“Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan keamanan di dalam Lapas agar perayaan Idul Adha dapat berjalan dengan tertib,” ujarnya.
Melalui inspeksi tersebut, Agus juga berusaha membangun pendekatan persuasif dengan Warga Binaan melalui dialog mengenai kondisi blok hunian, kesehatan, dan pemenuhan hak mereka.
“Dengan pendekatan persuasif, kami juga mengingatkan Warga Binaan tentang aturan yang harus dipatuhi, seperti larangan penggunaan alat komunikasi dan penyelundupan barang terlarang,” tambahnya.
Menurut Agus, jika kondisi kamtib di Lapas yang berada di bawah Kanwil Kemenkumham Jatim selalu aman dan kondusif, maka kegiatan pembinaan juga dapat berjalan maksimal.
“Dengan demikian, upaya kami untuk memberikan pembinaan sebagai bekal bagi Warga Binaan setelah bebas nanti dapat terlaksana dengan baik,” tutupnya.//////










