Peringati Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Madiun dan PCNU Ziarah dan Ngaji Bareng ke Makam Kyai Ageng Anom Besari

by -239 Views
Wartawan: Puguh Setiawan
Editor: Herry W. Sulaksono
Keterangan foto : Bupati dan Wakil Bupati Madiun bersama para kiai dan ulama saat doa bersama Foto : Puguh/seblang.com
aston banyuwangi

Madiun, seblang.com – Pemerintah Kabupaten Madiun bersama para Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Madiun kembali menggelar ziarah makam auliya dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional tahun 2026 di kompleks Makam Kyai Ageng Anom Besari, Desa Kuncen, Kecamatan Mejayan, Caruban, Jumat (16/10/2026).

Mengusung tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri”, kegiatan tersebut dihadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Madiun para kiai dan ulama, jajaran Muspika Kecamatan Mejayan, serta pengurus NU dari berbagai tingkatan, mulai Syuriah, Tanfidziyah, lembaga, lajnah, hingga pimpinan Ansor dan Banser. Ratusan jemaah dan masyarakat turut memadati kompleks makam untuk mengikuti doa bersama.



Ziarah ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para ulama dan leluhur yang telah berperan besar dalam penyebaran agama Islam sekaligus memperkuat nilai-nilai Islamiah,keagamaan, persaudaraan, dan kecintaan terhadap tanah air.

Wakil Ketua PCNU Kabupaten Madiun, H. Muh. Tafrikhan, dalam sambutannya mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Madiun terhadap rangkaian peringatan Hari Santri Nasional tahun ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan NU menjadi kekuatan penting dalam menyukseskan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain ziarah makam auliya, rangkaian Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Madiun juga diisi dengan sejumlah kegiatan. Di antaranya gerakan membersihkan dan memakmurkan masjid, khotmil Quran, serta pemeriksaan kesehatan gratis di sejumlah lingkungan pondok pesantren, yayasan, dan madrasah. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran santri dan pesantren dalam kehidupan bermasyarakat.

Puncak peringatan Hari Santri Nasional dijadwalkan berlangsung pada 22 Oktober 2026 melalui apel bersama di Pendopo Ronggo Djoemeno. Sejumlah agenda juga disiapkan dengan melibatkan kalangan pesantren dan masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan antara ulama, umara, santri, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Madiun.

iklan warung gazebo