“Karena sambel pecelnya, memiliki rasa daun jeruk dan kencur lebih kuat. Jadi, semua kalangan harus tahu bahwa pecel Blitar itu berbeda dengan pecel dari daerah lain,” jelas Mak Rini.
Bupati Rini Syarifah juga menyampaikan, Blitar merupakan tanah bersemayamnya raja-raja agung nusantara atau disebut juga tanah para raja (Land of Kings).
Beberapa raja besar yang dimakamkan di Blitar, diantaranya Anusapati, Ranggawuni atau Wisnuwardhana, dan Raden Wijaya atau Kertarajasa Jayawardhana selain itu Juga Bung Karno Presiden Pertama Republik Indonesia.
“Untuk itu tugas kita yang berada di tanah para raja ini tidak ringan. Pemerintah Kabupaten Blitar dituntut untuk terus memperbaiki diri dalam hal peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat,” tuturnya.////











