Sementara itu, Agus Yusuf salah satu seniman difabel asal Madiun Jawa Timur ini mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan ini mewakili seniman difabel Jawa Timur.
“Saya mewakili seniman Disabilitas, dan ini menjelang hari Disabilitas, sangat senang dan bangga sekali dapat terlibat dalam kegiatan yang dibuka secara langsung oleh bapak Kabid Humas Polda Jatim ini,” ucap Agus.
Ia juga menambahkan, dalam festival kali ini ia sudah menyiapkan lukisan dengan tema bunga-bunga untuk diikutsertakan lomba.
Selain itu, Agus juga menjelaskan. Sejak tahun 1989, ia sudah bergabung di yayasan Association of Mouth and Foot Painting Artists of the World (AMFPA), yakni perkumpulan pelukis dengan mulut dan kaki yang berpusat di Switzerland.
“Ya, kalo awal-awal itu tahun 1989, saya setiap tiga bulan sekali ngirim, kalo sekarang sudah alhamdulillah diangkat sebagai anggota tetap mulai tahun 2013 di Switzerland,” jelasnya.
“Di hari Disabilitas ini pesan dan kesan saya, mudah-mudahan semua untuk generasi penerus atau para pemuda-pemuda khususnya Disabilitas hendaknya jangan frustasi, kita bisa untuk semangat dan mengeluarkan inspirasi lewat seni, atau lewat lukisan,” pesan Agus, Pelukis difabel dengan mulut asal Madiun. (*)












