Peringatan Nuzulul Quran, Ipuk Serukan Kebersamaan Hadapi Tantangan Global

by -3 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W Sulaksono


Banyuwangi, seblang.com – Peringatan Nuzulul Quran yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Jumat (6/3/2026), menjadi momentum refleksi bersama dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengingatkan bahwa kondisi global saat ini berdampak hingga ke daerah. Karena itu, masyarakat Banyuwangi diminta memperkuat solidaritas dan kebersamaan.

Menurut Ipuk, Banyuwangi ke depan akan menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah kebijakan efisiensi anggaran yang berpotensi berdampak pada berbagai sektor pelayanan publik. Selain itu, konflik di sejumlah belahan dunia juga memengaruhi perekonomian global yang imbasnya dapat dirasakan hingga ke daerah.

“Di momen yang mulia ini, harus kita jadikan sebagai medium untuk memperkuat solidaritas. Di tengah dinamika global yang terjadi, tidak boleh tidak, kita harus memperkuat kebersamaan dan tandang bareng,” ujar Ipuk.

Ia menegaskan, semangat solidaritas tersebut sejalan dengan ajaran Al-Quran yang menekankan pentingnya gotong royong dan saling tolong-menolong.

“Esensi dari peringatan Nuzulul Quran ini adalah menghayati kembali kandungan Al-Quran, utamanya untuk saling tolong-menolong dan bersolidaritas,” kata Ipuk.

Ipuk juga mengingatkan agar perbedaan tidak menjadi pemicu konflik di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen untuk lebih mengedepankan dialog dan kebersamaan.

“Mari kita tandang bareng. Saling mencaci tak bakal menjadi solusi, justru bakal melahirkan persoalan baru. Duduk bersama, pasti persoalan seberat apa pun akan mendapatkan jalan keluar terbaik,” ajaknya.

Peringatan Nuzulul Quran tersebut dihadiri sejumlah ulama, tokoh masyarakat, hingga jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Di antaranya KH Muhaimin Asymuni, KH Toha Muntoha, KH Riza Azizy, serta KH Mardani Faruq dari Jember.

Sebelum acara utama, kegiatan diawali dengan khotmil Quran bil ghaib oleh puluhan hafidzah yang tergabung dalam Jamiyah Huffadzil Quran (JHQ) Banyuwangi. Selain itu, khotmil Quran juga digelar oleh ASN di berbagai kantor OPD, kantor kecamatan, hingga kelurahan dan desa.

ASN Banyuwangi juga menggelar gerakan wakaf Al-Quran yang disalurkan ke berbagai masjid di Banyuwangi. (*)

iklan warung gazebo